LP2M UINSSC Pelajari Praktik Baik Family Corner Berbasis Masjid di Malang, untuk Dikembangkan di Cirebon
Oleh : Dr. Budi Manfaat, M.Si.
Malang, 27 November 2025 — Tim Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon melakukan kunjungan kerja ke Kota Malang untuk mempelajari praktik baik Family Corner Berbasis Masjid yang dikembangkan oleh UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Program ini merupakan inisiatif Prof. Dr. Hj. Mufidah, M.Ag, Guru Besar UIN Malang, yang telah berjalan selama tiga tahun bersama para ta’mir masjid di berbagai kecamatan.
Pertemuan dengan DMI dan Ta’mir Masjid di Kota Malang
Pertemuan berlangsung di Ruang Meeting Masjid Agung Jami’ Kota Malang dan dihadiri oleh Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Malang beserta para ketua ta’mir masjid yang telah mengimplementasikan layanan tersebut. Dalam forum tersebut, para pengelola masjid berbagi pengalaman mengenai pelaksanaan family corner sebagai ruang edukasi dan konseling keluarga yang mudah diakses masyarakat.
Layanan Family Corner untuk Penguatan Ketahanan Keluarga
Layanan family corner meliputi bimbingan parenting, pendampingan psikologis, mediasi keluarga, edukasi ekonomi keluarga, hingga kegiatan pemberdayaan berbasis komunitas. Program ini menjadikan masjid bukan hanya sebagai pusat ibadah dengan seruan “hayya ‘alash sholah”, tetapi juga pusat pemberdayaan masyarakat dengan semangat “hayya ‘alal falah” — mengajak masyarakat menuju keberkahan dan kemenangan hidup dalam berbagai aspek.
Penekanan Konsep “Profesor Berdampak” oleh Prof. Mufidah
Dalam penyampaiannya, Prof. Mufidah menekankan pentingnya kontribusi keilmuan perguruan tinggi bagi masyarakat melalui konsep yang ia sebut “Profesor Berdampak.” “Jika sebuah perguruan tinggi memiliki 30 profesor, dan semuanya berdampak bagi masyarakat, perubahan yang terjadi akan sangat luar biasa,” ujarnya.
Rencana Adaptasi Family Corner sebagai Skema KKN UINSSC 2026
Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat UINSSC, Budi Manfaat, menyampaikan bahwa kunjungan ini memberikan perspektif baru bagi pengembangan program pengabdian di UINSSC. “Praktik baik ini sangat mungkin diadaptasi di kampus kita. Ke depan, kami akan mendorong partisipasi aktif para profesor dalam kegiatan pengabdian dan menjadikan Family Corner Berbasis Masjid sebagai salah satu skema KKN tahun 2026,” ujarnya.
Relevansi Program dengan Visi UINSSC sebagai Kampus Siber
Menurutnya, adaptasi ini sejalan dengan visi UINSSC sebagai kampus siber yang tetap berakar kuat pada kebutuhan masyarakat. Program family corner dinilai relevan karena mampu menjembatani isu sosial, ekonomi, dan ketahanan keluarga dengan pendekatan berbasis masjid—institusi yang dekat dengan masyarakat.
Penguatan Kolaborasi dan Pengembangan Layanan Berbasis Masjid
Kunjungan ini diharapkan menjadi langkah awal kolaborasi antara UINSSC dan UIN Malang dalam pengembangan model-model pengabdian yang berdampak, sekaligus memperluas jangkauan layanan sosial-keagamaan yang ramah keluarga di berbagai wilayah.




