Dosen UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Jadi Pembicara dalam IV International Water Week 2026 di UTEG Ekuador Amerika Selatan

Lp2m.uinssc.ac.id — Dosen dari Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon (UIN SSC) turut berkontribusi dalam forum internasional bertajuk IV International Water Week 2026 yang diselenggarakan oleh Universidad Tecnológica Empresarial de Guayaquil (UTEG) yang berlokasi di kota Guayaquil, Ekuador, sebuah negara di kawasan Amerika Selatan. Kegiatan ini dilaksanakan bekerja sama dengan CYTED – Programa Iberoamericano de Ciencia y Tecnología para el Desarrollo melalui jaringan Red AMARU.
Kegiatan ini berlangsung pada 18–20 Maret 2026 secara hybrid dan menjadi bagian dari rangkaian peringatan World Water Day yang diperingati setiap 22 Maret. Forum internasional tersebut menghadirkan akademisi, peneliti, dan praktisi dari berbagai negara untuk membahas tantangan global terkait pengelolaan air dan sanitasi berkelanjutan.
Melalui berbagai sesi konferensi, panel diskusi, dan workshop, para peserta berdiskusi serta berbagi gagasan inovatif guna mendorong kolaborasi global dalam menjamin akses air bersih, meningkatkan efisiensi pemanfaatan sumber daya air, serta memperkuat upaya konservasi lingkungan di tengah perubahan global.
Presentasi Ilmiah dan Inovasi Kearifan Lokal Sunda
Dalam forum tersebut, tim akademisi yang terdiri dari:
- Lala Bumela Sudimantara, Ph.D. (UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon)
- Prof. Rudolf Wirawan, Ph.D. (University of Adelaide, Australia & BIMA Framework: Bridging Intelligence, Mindfulness, and Awareness Nexus Global)
- Dr. Maulidya Ulfah (UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon)
- Luqman Baehaqi, Ph.D. (Universitas Islam Negeri Palangkaraya)
akan mempresentasikan makalah berjudul “Spiral Sovereignty: BIMA Framework, Citampian Spring, and Sundanese Water Wisdom as Regenerative Governance.” Presentasi tersebut dijadwalkan berlangsung pada 19 Maret 2026 dalam sesi bertema Governance, Water Culture, and Institutional Management.

Penelitian ini mengangkat kearifan lokal (local wisdom) masyarakat Sunda dalam menjaga keberlanjutan sumber air, khususnya melalui praktik pengelolaan Citampian Spring. Yang menarik, pendekatan kearifan lokal tersebut dipadukan dengan berbagai pendekatan dan teknologi kontemporer seperti storytelling, blockchain, artificial intelligence (AI), serta Structured Dialogic Design (SDD) untuk membangun regenerative community systems atau sistem komunitas yang berkelanjutan dan saling memperkuat.
Pendekatan ini juga diperkuat oleh nilai-nilai budaya Sunda yang dikenal dengan prinsip silih asah, silih asih, dan silih asuh, yaitu semangat saling belajar dan berbagi pengetahuan, saling mengasihi dan menghargai, serta saling membimbing dan menjaga keberlanjutan kehidupan bersama. Nilai-nilai tersebut menjadi landasan sosial dalam membangun tata kelola air yang tidak hanya berbasis teknologi, tetapi juga berbasis budaya dan kebersamaan komunitas.
Dukungan terhadap Internasionalisasi dan Green Islamic Campus
Keikutsertaan tim akademisi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam forum internasional ini juga menjadi bagian dari upaya intelektualisasi lembaga dalam mendukung pengembangan konsep Green Islamic Campus yang tengah dikembangkan oleh UIN SSC. Melalui kajian tentang tata kelola air berkelanjutan dan kearifan lokal, kontribusi ilmiah ini diharapkan dapat memperkuat perspektif Islam yang ramah lingkungan serta mendorong praktik pengelolaan sumber daya alam yang lebih berkelanjutan.
Selain itu, partisipasi dalam forum ilmiah global ini juga menjadi langkah strategis dalam mendukung internasionalisasi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. Keterlibatan dosen UIN SSC dalam jaringan akademik internasional diharapkan dapat memperluas kolaborasi riset, meningkatkan visibilitas akademik kampus di tingkat global, serta memperkuat posisi UIN SSC sebagai perguruan tinggi Islam yang aktif berkontribusi dalam isu-isu global.
Melalui keikutsertaan dalam forum ilmiah internasional ini, diharapkan gagasan dan inovasi yang dihasilkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan kebijakan dan praktik pengelolaan air yang berkelanjutan, baik di tingkat global maupun lokal. []
Letter of Acceptance and Abstract: Download



