Hadirkan Ketua KND, Rektor dan Jajaran Pimpinan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Komitmen Terhadap Kurikulum Serta Fasilitas Inklusi

Hadirkan Ketua KND, Rektor dan Jajaran Pimpinan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Komitmen Terhadap Kurikulum Serta Fasilitas Inklusi

Workshop Nasional PSGAD

CIREBON — UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon sukses menggelar Workshop Nasional pada Rabu (10/6). Agenda strategis ini berlangsung dengan khidmat di Lantai 5 Gedung FITK.

Sinergi Penuh Jajaran Pimpinan Universitas dan Komisi Nasional Disabilitas

Kegiatan besar ini dihadiri langsung oleh Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag. beserta Wakil Rektor 2, Prof. Dr. H. Jamali, M.Ag. Kehadiran para pucuk pimpinan menunjukkan keseriusan penuh lembaga.

Selain itu, jajaran Dekan, Ketua Jurusan (Kajur), hingga Sekretaris Jurusan (Sekjur) turut mengikuti jalannya acara dalam menyukseskan implementasi kerja sama strategis ini. Oleh karena itu, Kepala PSGAD menyampaikan rasa terima kasih mendalam atas dukungan struktural yang luar biasa. Workshop bersama Ketua KND, Dr. Dante Rigmalia, M.Pd., menjadi bukti nyata tindak lanjut MoU.

Oleh karena itu, Kepala PSGAD menyampaikan rasa terima kasih mendalam atas dukungan struktural yang luar biasa. Workshop bersama Ketua KND, Dr. Dante Rigmalia, M.Pd., menjadi bukti nyata tindak lanjut MoU.

Eliminasi Stigma Melalui Langkah Strategis Kurikulum FITK

Dalam pemaparannya, Dr. Dante Rigmalia mengajak seluruh civitas akademika mengeliminasi stigma negatif terhadap kelompok difabel. Lingkungan akademik harus menjadi pelopor utama kesetaraan hak hak kemanusiaan.

Baca Juga:  Tingkatkan Kualitas Luaran Riset, LP2M Selenggarakan Workshop Pemanfaatan Quirkos untuk Analisis Data Kualitatif

Selanjutnya, Rektor merespons arahan tersebut dengan instruksi perencanaan penyediaan satu mata kuliah khusus disabilitas. Dengan demikian, kebijakan akademis baru ini diharapkan dapat memberikan layanan inklusif kampus.

Amanah Rektor Untuk Evaluasi Total Infrastruktur Bersama UI Green Metric

Pihak rektorat tidak hanya fokus pada perbaikan kurikulum melainkan juga penataan fisik. Rektor memberikan amanah besar mengenai evaluasi ulang kelayakan sarana prasarana.

Kemudian, proses penilaian fasilitas ramah disabilitas tersebut akan diselaraskan dengan standar internasional UI Green Metric. Seluruh unit kerja wajib bergerak cepat merealisasikan program tersebut.

Oleh karena itu, pimpinan universitas memerintahkan jajaran terkait untuk segera mencatat dan menganggarkan kebutuhan dana. Dukungan finansial penuh disiapkan demi terwujudnya ekosistem yang ramah.

Integrasi Kebijakan Kampus Siber Terhadap Target Internasional SDGs

Langkah progresif yang ditempuh oleh jajaran pimpinan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon ini berdampak luas. Upaya ini mendukung percepatan pencapaian agenda global SDGs.

Sementara itu, kehadiran mata kuliah inklusif secara otomatis ikut menyumbang pemenuhan target utama SDG Nomor 4. Kampus berkomitmen menjamin mutu pendidikan setara untuk semua mahasiswa.

Akhirnya, pembenahan fasilitas publik yang aksesibel berkontribusi nyata dalam menurunkan angka kesenjangan sosial sesuai SDG Nomor 10. Kampus siber ini siap menjadi pelopor ruang berkarya bagi difabel. []

 

Scroll to Top