PSGAD UIN Siber Syekh Nurjati Dorong Pengembangan Website Aksesibel bagi Penyandang Disabilitas

PSGAD UIN Siber Syekh Nurjati Dorong Pengembangan Website Aksesibel bagi Penyandang Disabilitas

PSGAD UIN Siber Syekh Nurjati Dorong Pengembangan Website Aksesibel bagi Penyandang Disabilitas

Lp2m.uinssc.ac.idPusat Studi Gender, Anak, dan Disabilitas (PSGAD) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) PSGAD Seri Pertama sebagai bagian dari upaya penguatan riset inklusif dan pengembangan layanan digital yang ramah bagi penyandang disabilitas. Kegiatan ini mengusung tema “Kajian Hasil Penelitian Pengembangan Website Aksesibel untuk Penyandang Disabilitas pada Pusat Inovasi Pembelajaran Digital (PIPD) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon” dan melibatkan dosen dari berbagai latar belakang keilmuan.

FGD ini menjadi ruang akademik strategis untuk mendiseminasikan hasil penelitian sekaligus menghimpun masukan substantif dalam rangka merumuskan rekomendasi pengembangan website layanan publik yang inklusif, sejalan dengan karakter UIN Siber Syekh Nurjati sebagai perguruan tinggi berbasis teknologi digital.

Komitmen PSGAD terhadap Aksesibilitas Digital dan Kampus Inklusif

Transformasi digital yang dijalankan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menempatkan aksesibilitas sebagai elemen kunci dalam penyelenggaraan layanan informasi. Dalam konteks kampus siber, sistem digital dituntut tidak hanya modern secara visual, tetapi juga mudah diakses oleh seluruh pengguna, termasuk penyandang disabilitas.

Melalui kajian yang dipresentasikan dalam FGD, PSGAD menegaskan bahwa aksesibilitas digital merupakan bagian dari pemenuhan hak dasar atas informasi. Website yang tidak aksesibel berpotensi menciptakan eksklusi dan ketimpangan, sehingga pengembangan website PPID UIN Siber Syekh Nurjati dipandang sebagai langkah strategis untuk menghadirkan layanan informasi publik yang adil, setara, dan inklusif.

Baca Juga:  LP2M UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon bangun peta jalan kerjasama dengan lembaga riset di Eropa

Temuan Penelitian: Tantangan dan Pengalaman Pengguna Disabilitas

Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan tingkat kepraktisan penggunaan website berdasarkan ragam disabilitas. Pengguna netra masih menghadapi kendala pada struktur heading yang belum linear, keterbatasan ARIA-label, inkonsistensi alt-text, serta navigasi keyboard yang belum sepenuhnya mengikuti alur konten. Sementara itu, pengguna tuli menghadapi hambatan pada ketersediaan closed caption video serta penyajian teks yang panjang tanpa dukungan visual yang memadai.

Sebaliknya, pengguna dengan hambatan motorik memberikan penilaian sangat tinggi terhadap kepraktisan website karena ukuran tombol yang cukup besar, jarak antar elemen yang proporsional, serta navigasi yang relatif mudah digunakan. Temuan ini menguatkan pandangan bahwa penerapan prinsip aksesibilitas digital Perceivable, Operable, Understandable, dan Robust (POUR) tidak hanya bermanfaat bagi penyandang disabilitas, tetapi juga meningkatkan kualitas pengalaman pengguna secara umum.

PSGAD UIN Siber Syekh Nurjati Dorong Pengembangan Website Aksesibel bagi Penyandang Disabilitas

FGD PSGAD sebagai Ruang Akademik dan Rekomendasi Strategis

FGD PSGAD Seri Pertama menjadi wadah dialog akademik untuk mempertemukan hasil riset dengan perspektif kritis para dosen. Melalui diskusi ini, PSGAD mendorong lahirnya rekomendasi strategis yang aplikatif guna menyempurnakan pengembangan website layanan publik yang inklusif dan berkelanjutan.

Kegiatan ini sekaligus menegaskan bahwa inklusivitas digital merupakan tanggung jawab kolektif, bukan hanya persoalan teknis. Dengan kolaborasi lintas disiplin dan komitmen institusional, PSGAD UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon berupaya membangun ekosistem kampus siber yang menghormati hak atas informasi serta selaras dengan tujuan pembangunan berkelanjutan, khususnya pendidikan berkualitas dan pengurangan ketimpangan.[]

Scroll to Top