LP2M UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Teken Kerja Sama MoRA The AIR Funds 2026

LP2M UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Teken Kerja Sama MoRA The AIR Funds 2026

LP2M UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Teken Kerja Sama MoRA The AIR Funds 2026

Cirebon, 04 Februari 2026 – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon turut serta dalam penandatanganan kerja sama Program Pendanaan Riset Indonesia Bangkit Kementerian Agama RI, yang dikenal sebagai Ministry of Religious Affairs – The Awakened Indonesia Research Funds (MoRA The AIR Funds) Tahun 2026. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam penguatan tata kelola dan pendanaan riset nasional berbasis keilmuan keislaman yang berdampak bagi pembangunan.

Kegiatan penandatanganan kerja sama tersebut diselenggarakan oleh Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Kementerian Agama RI, dan diikuti oleh LPPM/PTKIN se-Indonesia.

Kehadiran Pimpinan LP2M UIN SSC dalam Penandatanganan Kerja Sama

Dari UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, kegiatan ini dihadiri langsung oleh Ketua LP2M Prof. Dr. Faqiuddin Abdul Kodir, MA, didampingi Sekretaris LP2M Wakhit Hasim, M.Hum. Kehadiran pimpinan LP2M tersebut menegaskan komitmen institusi dalam mendukung kebijakan riset nasional yang dicanangkan Kementerian Agama RI.

Foto Kehadiran Pimpinan LP2M UINSSC

Kegiatan penandatanganan kerja sama dilaksanakan pada Jumat, 30 Januari 2026, bertempat di Hotel Oria Jakarta, sebagaimana tercantum dalam surat undangan resmi Kementerian Agama RI.

Penjaminan Mutu dan Pelaksanaan Penelitian Selama 12 Bulan

Dalam implementasi program MoRA The AIR Funds Tahun 2026, LP2M UIN SSC menjalankan fungsi penjaminan mutu penelitian melalui serangkaian kegiatan pengawasan, monitoring, dan evaluasi secara berkelanjutan. Langkah ini bertujuan memastikan seluruh proses penelitian berjalan sesuai ketentuan, target luaran, dan standar akuntabilitas yang ditetapkan.

Baca Juga:  CILEM UIN SSC Membedah Keunikan Gerakan Kongres Ulama Perempuan Indonesia

Diskusi MoRA

Pelaksanaan penelitian direncanakan berlangsung selama 12 bulan, dengan melibatkan dua tim penerima bantuan penelitian Tahun 2026, yaitu:

  • Prof. Dr. Abdul Aziz, S.Ag., S.M., M.Ag.
  • Dr. Moh. Ali, M.Pd.I.

Kedua tim tersebut diharapkan mampu menghasilkan riset berkualitas yang berkontribusi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan, khususnya dalam konteks keislaman dan kebangsaan.

Arahan Puspenma: Penguatan Literasi Riset dan Tata Kelola Dana

Dalam arahannya, Kepala Puspenma Kementerian Agama RI, Dr. Ruchman Basori, menekankan pentingnya peningkatan literasi riset di kalangan dosen dan peneliti. Riset tidak hanya dituntut unggul secara akademik, tetapi juga mampu mengontekstualisasikan ilmu-ilmu keislaman agar relevan dengan tantangan kebangsaan dan pembangunan nasional.

Selain itu, beliau mengingatkan agar pengelolaan dana riset dilakukan secara profesional, terkontrol, aman, dan akuntabel, serta terhindar dari potensi temuan administrasi. Para peneliti diminta untuk secara konsisten berpedoman pada petunjuk teknis (juknis) yang telah ditetapkan. Seluruh pelaporan kinerja penelitian dan laporan keuangan diwajibkan dilakukan melalui sistem eRispro sebagai instrumen pelaporan resmi. []

📄 Undangan Penandatanganan Kerja Sama : Download
📄 SK MoRA The AIR Funds 2026 : Download
📄 26 MOU LPM – Pusat Pembiayaan Pendidikan Kemenag : Download
📄 Pengumuman Hasil Seleksi Mora The Air Funds Tahun 2025 : Download

Scroll to Top