Malaysia Desak PBB Dukung Palestina Merdeka

Malaysia Desak PBB Dukung Palestina Merdeka

Oleh: Khofifah Alawiyah

Malaysia Desak PBB Dukung Palestina Merdeka

Lp2m.uinssc.ac.id – Di tengah krisis kemanusiaan yang terus berlangsung, Malaysia tampil sebagai salah satu negara Asia Tenggara yang konsisten memperjuangkan kemerdekaan Palestina. Bukan dengan senjata, melainkan melalui diplomasi yang tegas dan berprinsip. Meski jauh secara geografis, Malaysia menempatkan isu Palestina sebagai prioritas utama kebijakan luar negerinya, dengan terus bersuara di berbagai forum internasional.

Malaysia berkomitmen untuk menuntut pertanggungjawaban Israel atas agresi militernya. Dalam Sidang Umum PBB baru-baru ini, Malaysia mendesak agar Israel diseret ke Mahkamah Internasional (ICJ). Seruan ini tidak sekadar retorika, melainkan dorongan nyata untuk memastikan kejahatan terhadap kemanusiaan tidak dibiarkan tanpa hukuman.

Menteri Luar Negeri Malaysia, Datuk Seri Mohamad Hasan, dalam pidatonya menekankan perlunya tindakan tegas dari komunitas internasional. Malaysia menyerukan pemberlakuan sekatan senjata global terhadap Israel.

Suara lantang ini menggema bukan hanya di ruang sidang PBB di New York, tetapi juga menarik perhatian dunia internasional, menegaskan posisi Malaysia yang konsisten menentang kekerasan dan agresi militer.

Peran Sentral di ASEAN

Komitmen Malaysia tidak berhenti di PBB. Sebagai Ketua ASEAN 2025, Malaysia memanfaatkan platform regional ini untuk menggalang dukungan yang lebih luas. Di bawah kepemimpinannya, ASEAN menunjukkan persatuan yang kuat dalam mendesak gencatan senjata dan penghentian kekerasan di Palestina.

Langkah ini mendapat apresiasi langsung dari PBB, yang memuji kemampuan Malaysia memimpin ASEAN hingga mampu menyatukan sikap negara-negara Asia Tenggara.

Dengan membawa isu Palestina ke meja ASEAN, Malaysia menegaskan bahwa masalah ini bukan semata isu kawasan Timur Tengah, melainkan persoalan kemanusiaan universal yang menuntut aksi kolektif dunia.

Kegigihan Malaysia lahir dari prinsip yang sejak lama menjadi fondasi kebijakan luar negerinya. Malaysia menegaskan bahwa solusi dua negara—Palestina merdeka dan berdaulat dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kota—adalah satu-satunya jalan menuju perdamaian abadi.

Baca Juga:  Migran dan Luka Kemanusiaan yang Belum Sembuh di Malaysia

Malaysia juga menolak normalisasi hubungan dengan Israel hingga tercapai solusi yang adil dan menyeluruh. Sikap ini tidak hanya respons terhadap konflik terkini, tetapi juga bagian dari keyakinan bahwa setiap bangsa berhak atas kemerdekaan dan kedaulatan. Bagi Malaysia, perjuangan Palestina bukan semata isu politik, melainkan amanah moral dan kemanusiaan.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui aksi nyata, baik lewat diplomasi maupun bantuan kemanusiaan. Malaysia secara aktif menyalurkan bantuan berupa makanan, obat-obatan, dan tempat tinggal melalui lembaga pemerintah maupun organisasi masyarakat sipil.

Menuju Keadilan dan Perdamaian Global

Diplomasi Malaysia menunjukkan bagaimana sebuah negara dapat menggunakan pengaruhnya untuk memperjuangkan keadilan global. Dengan menempatkan isu Palestina di garis depan, Malaysia tidak hanya mewakili suara rakyatnya, tetapi juga memberi teladan kepada negara lain agar tidak berdiam diri menghadapi ketidakadilan.

Ke depan, peran Malaysia sebagai Ketua ASEAN akan semakin strategis. Malaysia memiliki peluang untuk memperkuat kerja sama regional sekaligus mendesak komunitas internasional mengambil langkah yang lebih berani. Sikap konsisten ini diharapkan membawa harapan bagi rakyat Palestina sekaligus meneguhkan posisi Malaysia sebagai pemimpin kawasan yang berprinsip dan kredibel.

Diplomasi tegas Malaysia, dari mendesak ICJ hingga menyerukan embargo senjata, membuktikan bahwa perjuangan untuk keadilan tidak mengenal batas geografis. Dengan fondasi prinsip, aksi nyata, dan komitmen moral, Malaysia terus berjuang mewujudkan perdamaian sejati bagi Palestina dan dunia. []

Lihat dokumentasi lengkap kegiatan ini di Instagram LP2M UIN SSC.

Baca artikel menarik lainnya di laman LP2M UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon: https://lp2m.uinssc.ac.id/category/berita/

Scroll to Top